Tahsin dan Metode Aisar
Anak yang belum lancar membaca belajar bertahap dengan Metode Aisar. Anak yang sudah lancar diperhatikan makhraj, tajwid dasar, dan kelancarannya.
Program belajarnya 6 tahun seperti SD, dari kelas 1 sampai kelas 6. Target kami minimal 1 juz setiap tahun, sehingga santri lulus dengan minimal 6 juz.
Setiap hari santri juga belajar doa harian, dzikir, adab, dan akhlak.
Menjadi Rumah Tahfidz unggulan yang mencetak generasi Qur'ani dari kalangan yatim, dhuafa, dan fakir maupun keluarga mampu secara setara, sebagai fondasi menuju SDIT RJIC yang mandiri, akuntabel, dan menjadi kebanggaan umat.
Anak yang belum lancar membaca belajar bertahap dengan Metode Aisar. Anak yang sudah lancar diperhatikan makhraj, tajwid dasar, dan kelancarannya.
Target awal adalah membangun hafalan Juz 30 (Juz Amma), disesuaikan dengan kemampuan dan titik awal setiap anak. Guru memakai talaqqi dan talqin, dan anak rutin mengulang hafalan lama agar tidak hilang.
Pengenalan akidah dasar, akhlak, doa harian, zikir, kisah nabi, dan praktik ibadah seperti bersuci dan salat. Anak dibiasakan menyapa dengan baik, meminta izin, dan menghormati guru dan orang tua.
Membaca, menulis, berhitung, dan PAI dasar sesuai kebutuhan. Muatan ini mendukung perkembangan anak dan tidak menggantikan sekolah formalnya.
Belajar Senin sampai Jumat, pukul 14.00 sampai 17.00 WIB. Anak diminta datang sekitar pukul 13.50 agar sempat bersiap.
Model belajarnya sore (day-school): anak pulang ke rumah dan tetap dalam pengasuhan keluarga.
Santri putra dan putri belajar di ruang terpisah dengan jadwal yang sama.
Rincian kegiatan bisa disesuaikan dengan waktu salat, kemampuan kelompok, dan hasil evaluasi.
Pendidikan tidak berakhir saat anak dijemput. Orang tua tidak harus menjadi penghafal Al-Qur'an. Cukup menyediakan waktu, memberi perhatian, menjaga rutinitas, dan berkomunikasi dengan guru.
Cukup singkat, teratur, dan menyenangkan, misalnya beberapa menit setiap malam. Dengarkan anak mengulang tanpa membandingkan dengan anak lain.
Jembatan antara sekolah dan rumah. Orang tua memeriksa catatan guru dan menandatanganinya setiap hari.
Beri kabar langsung kepada guru lewat WhatsApp atau telepon bila anak tidak hadir, terlambat, atau sakit.
Anak lebih mudah belajar bila pesan di rumah dan di sekolah sejalan: adab, kebersihan, dan salat tepat waktu.
Tempat tersisa: 40 dari 40.
Foto atau pindai berkas dalam format JPG, PNG, atau PDF.
Seluruh biaya santri dibiayai oleh donatur melalui LAZIS RJ. Satu donasi membantu seorang anak yatim atau dhuafa menghafal Al-Qur'an.
Jl. Tuanku Tambusai, Labuh Baru Tim., Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau 28123